Tolak Israel di Olimpiade Paris 2024, ARI-BP bakal gelar aksi unjuk rasa
Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP) akan menggelar aksi unjuk rasa untuk menolak keikutsertaan Israel di Olimpiade Paris 2024.
Elshinta.com - Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP) akan menggelar aksi unjuk rasa untuk menolak keikutsertaan Israel di Olimpiade Paris 2024.
Ketua Komite Pengarah ARI-BP, Din Syamsuddin mengatakan penolakan terhadap Israel dikarenakan zionis Israel masih terus melakukan genosida terhadap warga Gaza, Palestina.
"Suara kita adalah agar Israel ditolak keikutsertaannya. To stop and to expell Israel from this Olimpic Games Paris 2024," ujar Din Syamsudin dalam konferensi pers yang digelar dengan tema "Aksi Solidarity Sports Day" Usir Israel dari Olimpiade Paris 2024, di sebuah kafe di bilangan Jakarta Timur, Kamis (18/7) sore.
Din Syamsudin juga menilai hingga saat ini Israel tidak memilki hati, empati dan tidak memiliki solidaritas pada umat khususnya rakyat Palestina yang hingga saat ini mengalami pembantaian tanpa perikemanusiaan.
"Mereka melakukan penampilan dan perilaku yang sungguh menyakitkan hati dan sebagai bentuk dari pelanggaran terhadap amar atau imperatif dari UUD 45 untuk mengenyahkan segala bentuk penjajahan dari muka bumi ini," terangnya.
Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah periode 2005-2015, itu berharap aksi mereka nantinya didengar oleh International Olympic Committee, termasuk pelaksana dari Olimpiade Paris 2024.
Apalagi, lanjut Din Syamsudin, Presiden Perancis Emmanuel Macron menyatakan akan membela kemerdekaan Palestina dari Israel.
"Saya yakin akan ada dukungan dari dalam negeri Perancis dan juga negara negara lain yang cinta damai dan keadilan. Saya juga baru dengar ada kelompok dari Afrika Selatan yang datang ke Paris untuk menunjukkan penolakannya (terhadap Israel) secara nyata,," terangnya.
Sebagai informasi aksi penolakan terhadap keikutsertaan Israel di Olimpiade Paris akan diikuti berbagai elemen dan ormas keagamaan yang ada di Indonesia.
"Massa aksi akan berkumpul di sekitaran Patung Kuda, Jakarta Pusat, Minggu (21/7) sekitar pukul 5.30 WIB," pungkasnya seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Heru Lianto.